Maulidan di Kebon

Kebon Jambu –datangnya hari besar islam; Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, rupanya tak mau menyia-nyiakan lagi kesempatan barakah ini bagi Pondok Kebon Jambu Al-Islamy. Faktanya ialah malam sabtu lalu (24/11) di masjid utama pondok diadakan berbagai perlombaan seperti, lomba menulis cerpen dan opini, membaca puisi dan resensi kitab, pidato bahasa indonesia, kaligrafi, baca berita, kreasi santri sampai yang masih digemari dewasa ini yakni lomba stand up comedy santri. Dengan adanya acara perlombaan tersebut menjadi suatu moment berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dalam menyambut Gebyar Maulid Nabi Muhammad Saw. Apalagi tema yang diusung sangat menarik, “Mengembangkan Kratifitas Santri Sebagai Bentuk Manifestasi Kecintaan Kepada Nabi”. Kang Hisyam selaku ketua panitia acara mengungkapkan, “Mudah-mudahan dengan adanya acara perlombaan ini dapat menumbuhkan kreatifitas santri-santri yang terpendam, khususnya ialah sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Agung Muhammad SAW”.
Adapun puncak acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di adakan malam berikutnya, minggu (25/11) menyenandungkan sholawat barjanzi bersama seluruh keluarga besar Pondok Kebon Jambu Al-Islamy. Tak ketinggalan hadirnya para Dewan Pembimbing di depan santri-santri semakin meramaikan suasana syahdu itu, terlebih dengan adanya konsep baru dalam acara mauidzoh hasanahnya yakni dilakukan secara estafet atau bergiliran selama tujuh menit per tiap pembimbing. Terdengar menggelikan memang, namun cukup membuat suasana riuh seketika penuh kebahagiaan. Selain itu para santri diajak menata hati oleh sambutan terkhusus dari Yayu Hj. Awanillah Amva. “Lulusan dari Kebon Jambu itu tidak harus semuanya menjadi Kyai, karena lulusan kebon. Tapi insya allah bermanfaat,” ungkap beliau. (SM)